Sumur keramat Masjid Wonoyoso

Diposting oleh Khayyi muslih pada 17:03, 30-Mar-15

Mungkin matahari sedang berhias ketika aku tengah melintas diantara hamparan sawah yang tak seberapa luas. Butiran embun masih belum bergeming membungkus tanaman padi yang tampak mulai menguning, bersembunyi diantara kabut yang sebentar lagi mungkin akan segera surut. Mega berwarna - warni walau tanpa pelangi tetap menawan hati, menghadirkan rasa sayang bila mata tak segera beralih pandang, menelusuri raut muka angkasa yang... [Baca selengkapnya]

Ketika jalan telah berkisah

Diposting oleh Khayyi muslih pada 05:07, 28-Mar-15

Masih saja ada getaran mengguncang isi dada ketika ku melintas dijalan yang dulu sering ku tempuh untuk menemuimu. Jalanan yang masih saja gelap tak berpenerang meski kini tak lagi terjal berlubang setelah tertutup aspal. Getar rindu yang dulu membelenggu kini seakan kembali hadir menikam kalbu, menggugah rasa kecewa yang tlah lama bersarang mencumbu pilu. Hadir beriring bersama cuplikan kenangan saat... [Baca selengkapnya]

Sungai desaku

Diposting oleh Khayyi muslih pada 16:13, 23-Mar-15

Air hujan mengalir ke gorong - gorong
Mengalunkan gemericik diantara dinding gerowong
Hanyut daun kering sampai aliran sungai
Berbaur bersama barang bekas tak terpakai
Pilu hati melihat kenyataan
Jernihnya sungai kini hanya tinggal kenangan
Sampah mengonggok di bendungan
Terbuang oleh tangan munafik berdalih kebersihan

Ketika halilintar menyambar

Diposting oleh Khayyi muslih pada 01:04, 23-Mar-15

Gelegar halilintar menyambar bersahutan memecah malam yang makin pekat oleh lebatnya guyuran hujan, Deru angin menghempas menyapu permukaan jagad menyusupi kalbu rasa cemas akan datang hari kiamat, suasana malam semakin mencekam ketika tangis bayi terdengar penuh kepiluan. Berhias pijar kilat diangkasa laksana keris pusaka terhunus bermantra, silih berganti berkejar bak pertarungan adu sakti para pendekar. Hampir semua makhluk tercekat tak bersuara,... [Baca selengkapnya]

Legenda negara jaya

Diposting oleh Khayyi muslih pada 23:18, 21-Mar-15

Berderet kokoh menjulang laksana tembok benteng yang sukar diterjang, berselimut halimun nan anggun memaksa siapapun untuk berdecak kagum. Seram moncong meriam berbalut awan mendatangkan gentar siapa saja yang mengaku lawan. Berpijak diantara kilau emas permata tak membuat tamak dan buta, meneteskan air liur semua kawanan serigala berkulit manusia. Telah melegenda tentang kisah negeriku yang jaya, kisah para ksatria gagah yang ikhlas... [Baca selengkapnya]